Raka, Fadil Muhammad (2026) METODE FAST TRACK (ZONASI) DAN CRASHING PADA PEKERJAAN STRUKTUR GEDUNG SMP PROYEK SEKOLAH RAKYAT KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA. Diploma thesis, Politeknik Pekerjaan Umum.
PERSETUJUAN-Fadil-223021-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (925kB)
COVER-Fadil-223021-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (247kB)
LEGALITAS-Fadil-223021-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (4MB)
ABSTRAK-Fadil-223021-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (233kB)
BAB I-Fadil-223021-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (236kB)
BAB II-Fadil-223021-Tugas Akhir-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (402kB) | Request a copy
BAB III-Fadil-223021-Tugas Akhir-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (390kB) | Request a copy
BAB IV-Fadil-223021-Tugas Akhir-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
BAB V-Fadil-223021-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (215kB)
DAFTAR PUSTAKA-Fadil-223021-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (207kB)
LAMPIRAN-Fadil-223021-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (1MB)
Abstract
Keterlambatan pelaksanaan proyek konstruksi dapat menyebabkan target penyelesaian pekerjaan tidak tercapai sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi keterlambatan tersebut adalah dengan menerapkan metode Fast Track dan
Crashing. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab keterlambatan serta menganalisis penerapan Metode Fast Track (Zonasi) Dan Crashing. Pada Pekerjaan Struktur Gedung Smp Proyek Sekolah Rakyat Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kasus pada
pekerjaan struktur Gedung SMP. Data yang digunakan berupa volume pekerjaan (Backup Quantity) dan jadwal rencana. Penerapan metode Fast Track dilakukan dengan membagi area pekerjaan menjadi empat zona kerja, kemudian menyusun
kembali jadwal pelaksanaan berdasarkan sistem zonasi. Selanjutnya dilakukan perhitungan target progress, kebutuhan material, dan kebutuhan tenaga kerja pada kondisi sebelum dan sesudah percepatan. Target progress dihitung berdasarkan
pembagian bobot pekerjaan terhadap durasi pelaksanaan, kebutuhan material dihitung berdasarkan pembagian volume pekerjaan terhadap durasi pelaksanaan, sedangkan kebutuhan tenaga kerja dihitung menggunakan koefisien tenaga kerja
yang dikalikan dengan volume pekerjaan harian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Fast Track mampu menghasilkan jadwal pelaksanaan dengan durasi yang lebih singkat dibandingkan Baseline Schedule. Berkurangnya durasi pelaksanaan menyebabkan target progress
harian meningkat sehingga kebutuhan material harian dan kebutuhan tenaga kerja pada beberapa item pekerjaan juga mengalami peningkatan. Penambahan tenaga kerja melalui metode Crashing mendukung pencapaian target penyelesaian
pekerjaan sesuai dengan jadwal percepatan yang telah disusun.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN/NIDK Email |
| Additional Information: | 2026 TKBG 21 |
| Uncontrolled Keywords: | Fast Track, Crashing, zonasi, percepatan proyek, penjadwalan proyek |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > TH Building construction |
| Divisions: | Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung > Teknologi Konstruksi bangunan Gedung D3 |
| Depositing User: | Fadil Muhammad Raka |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 08:48 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 08:48 |
| URI: | https://eprints.politeknikpu.ac.id/id/eprint/1291 |
