Syahputra, Ringga Wahyu and Wicaksono, Imanuel Philipus Andreas Putra (0027) Analisis Infrastruktur Inklusif Responsif Gender pada Kawasan Gedung SMP Sekolah Rakyat Jawa Tengah 2, Kota Semarang. Diploma thesis, Politeknik Pekerjaan Umum.
Publikasi.pdf
Download (475kB)
Cover.pdf
Download (19kB)
Legalitas.pdf
Download (1MB)
Abstrak.pdf
Download (139kB)
BAB I.pdf
Download (44kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (72kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Download (312kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (248kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (381kB) | Request a copy
Abstract
Pembangunan kawasan pendidikan Sekolah Rakyat Semarang merupakan wujud implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan. Namun, ketentuan teknis bangunan gedung dalam PP 16/2021 masih bersifat umum, sehingga terdapat kesenjangan dengan kebutuhan aktual infrastruktur sekolah yang inklusif dan responsif gender, terutama bagi perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya. Kajian responsif
gender selama ini juga masih terbatas pada ruang publik perkotaan dan belum menyentuh kawasan pendidikan, khususnya Sekolah Rakyat yang baru diluncurkan tahun 2025. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor infrastruktur
responsif gender pada aspek tata bangunan dan keandalan bangunan di Gedung SMP Sekolah Rakyat Semarang, mengukur tingkat pemenuhannya secara evaluatif deskriptif, serta menghasilkan usulan solusi perancangan. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan wawancara terpandu terhadap 22 narasumber (guru/staf dan penyedia jasa konstruksi), yang hasilnya dianalisis dan ditriangulasi dengan regulasi teknis yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pemenuhan positif berkisar 86,4% 100% pada sembilan indikator utama (ramp, toilet difabel, fasilitas anak pada toilet,wastafel, rambu dan marka, ruang laktasi, handrail, CCTV, APAR, dan jalur evakuasi), namun ditemukan kesenjangan antara persepsi pengguna dan kondisi teknis aktual pada toilet difabel, rambu-marka, serta titik kumpul evakuasi. Disimpulkan bahwa infrastruktur Gedung SMP Sekolah Rakyat Semarang secara
umum telah cukup responsif gender, tetapi masih memerlukan penyempurnaan pada aspek-aspek teknis tertentu agar sepenuhnya sesuai regulasi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN/NIDK Email |
| Additional Information: | 2026 TKBG 08-21 |
| Uncontrolled Keywords: | Gender, Infrastruktur, Sekolah Rakyat |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > TH Building construction |
| Divisions: | Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung > Teknologi Konstruksi bangunan Gedung D3 |
| Depositing User: | Immanuel Philipus Andreas Putra Wicaksono |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 07:40 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 07:40 |
| URI: | https://eprints.politeknikpu.ac.id/id/eprint/1334 |
