Maloali, Julio Alvaro (2026) Studi Perbandingan Bangunan Gedung Hijau Berdasarkan Permen PUPR No. 21 Tahun 2021 dan Greenship New Building (Studi Kasus Pembangunan Gedung DPRD Papua Barat Daya). Diploma thesis, Politeknik Pekerjaan Umum.
PERSETUJUAN-Julio Alvaro-231283-Tugas Akhir-2026 .pdf
Download (276kB)
COVER-Julio Alvaro -233183-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (199kB)
LEGALITAS-Julio Alvaro-233183-Tugas Akhri-2026.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK-Julio Alvaro-233183-Tugas Akhir-2026 .pdf
Download (263kB)
BAB I-Julio Alvaro -233183-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (433kB)
BAB II-Julio Alvaro -233183-Tugas Akhir-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (548kB) | Request a copy
BAB III-Julio Alvaro -233183-Tugas Akhir-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (865kB) | Request a copy
BAB IV-Julio Alvaro -233183-Tugas Akhir-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB) | Request a copy
BAB V-Julio Alvaro -233183-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (384kB)
DAFTAR PUSTAKA-Julio Alvaro-233183-Tugas Akhri-2026.pdf
Download (262kB)
Lampiran-Julio Alvaro-233183-Tugas Akhri-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja Bangunan Gedung Hijau (BGH) pada dokumen perencanaan teknis Detailed Engineering Design (DED) Pembangunan Gedung Kantor DPRD Provinsi Papua Barat Daya menggunakan instrumen Peraturan Menteri PUPR No. 21 Tahun 2021 dan Greenship New Building Versi 1.2. Tahapan penelitian dimulai dari pengumpulan data sekunder dokumen perencanaan, simulasi scoring komparatif pada setiap kategori, hingga analisis perbedaan substansial antar-instrumen. Hasil evaluasi berdasarkan Permen PUPR No. 21 Tahun 2021 menunjukkan akumulasi skor sebesar 119 poin dari 165 poin maksimal dengan tingkat efisiensi 72,12%, sehingga menempatkan proyek ini pada peringkat Madya. Sementara itu, penilaian dengan standar Greenship New Building Versi 1.2 membuktikan bahwa gedung ini berhasil meloloskan seluruh parameter prasyarat wajib (prerequisite) dan mengumpulkan 73 credit points dari basis 101 poin maksimal, yang memproyeksikannya meraih peringkat Gold kuat. Perbedaan predikat tersebut dipicu oleh mekanisme prerequisite Greenship yang lebih kaku di setiap sektor serta pembobotan skor yang sangat besar pada aspek efisiensi energi selubung bangunan. Meskipun kedua regulasi memberikan nilai nol pada aspek konservasi air akibat ketiadaan sistem pemanenan air hujan, gedung ini tetap mengamankan peringkat keseluruhan karena optimalnya desain pasif arsitektur luar dengan capaian Window to Wall Ratio (WWR) sebesar 15,93% hingga 25,33% dan nilai Overall Thermal Transfer Value (OTTV) sebesar 33,57 W/m². Penelitian ini membuktikan bahwa integrasi parameter desain pasif yang tepat mampu meningkatkan keandalan bangunan secara signifikan, sehingga dapat menjadi strategi penting dalam perencanaan infrastruktur berkelanjutan di wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN/NIDK Email |
| Additional Information: | 2026 TKBG 23-83 |
| Uncontrolled Keywords: | Bangunan Gedung Hijau, Permen PUPR No. 21 Tahun 2021, Greenship New Building, Detailed Engineering Design, Overall Thermal Transfer Value |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TH Building construction |
| Divisions: | Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung > Teknologi Konstruksi bangunan Gedung D3 |
| Depositing User: | Julio Alvaro Millos Maloali |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 08:24 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 08:24 |
| URI: | https://eprints.politeknikpu.ac.id/id/eprint/1158 |
