Aurellia, Nabila Dina Nur and Salsabila, Ratu Dhefa (2026) ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN ROCKTOE TERHADAP STABILITAS LERENG HILIR BENDUNGAN SITU LEMBANG MENGGUNAKAN GEOSTUDIO. Diploma thesis, Politeknik Pekerjaan Umum.
PERSETUJUAN-Nabila-231012-Ratu-231030-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (692kB)
COVER-Nabila-231012-Ratu-231030-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (183kB)
LEGALITAS-Nabila-231012-Ratu-231030-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (2MB)
ABSTRAK-Nabila-231012-Ratu-231030-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (262kB)
BAB I-Nabila-231012-Ratu-231030-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (255kB)
BAB II-Nabila-231012-Ratu-231030-Tugas Akhir-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
BAB III-Nabila-231012-Ratu-231030-Tugas Akhir-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
BAB IV-Nabila-231012-Ratu-231030-Tugas Akhir-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
BAB V-Nabila-231012-Ratu-231030-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (258kB)
DAFTAR PUSTAKA-Nabila-231012-Ratu-231030-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (214kB)
LAMPIRAN-Nabila-231012-Ratu-231030-Tugas Akhir-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Bendungan urugan di Indonesia rentan mengalami penurunan stabilitas lereng hilir seiring bertambahnya usia layanan, sehingga evaluasi berkala menjadi bagian penting dari rehabilitasi. Bendungan Situ Lembang, bendungan urugan homogen yang dibangun pada 1909–1912 di Sungai Cimahi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, memiliki kapasitas tampungan 1,482 juta m³ dan debit air baku 350 liter/detik. Setelah lebih dari satu abad beroperasi, bendungan mengalami permasalahan stabilitas lereng hilir sehingga dilakukan penambahan rocktoe. Penelitian ini menganalisis pengaruh penambahan rocktoe terhadap stabilitas lereng hilir menggunakan GeoStudio (SLOPE/W), membandingkan faktor keamanan (FS) kondisi eksisting dan pasca-rehabilitasi pada beban statis, gempa OBE, dan gempa MDE (y/H 0,25–1,00), pada Muka Air Normal (MAN) dan Muka Air Banjir (MAB), mengacu SNI 8064:2016. Pada kondisi statis, FS MAN meningkat dari 2,085 menjadi 2,576 dan FS MAB dari 1,848 menjadi 2,296, seluruhnya memenuhi syarat FS ≥1,5. Pada gempa OBE, seluruh nilai FS memenuhi syarat minimum FS ≥1,20, dengan nilai terendah pada y/H = 1,00: MAN meningkat dari 1,521 menjadi 1,866 dan MAB dari 1,348 menjadi 1,648. Pada gempa MDE, FS MAN memenuhi syarat pada seluruh variasi y/H, dengan nilai terendah pada y/H = 1,00 meningkat dari 1,004 menjadi 1,178. Sebaliknya, FS MAB eksisting tidak memenuhi syarat pada gempa MDE y/H = 0,75 (0,966) dan y/H = 1,00 (0,888); setelah rehabilitasi keduanya meningkat menjadi 1,086 dan 1,066, memenuhi syarat keamanan. Penambahan rocktoe efektif meningkatkan stabilitas lereng hilir Bendungan Situ Lembang pada seluruh kondisi yang dianalisis, terutama pada kondisi kritis MAB dengan gempa MDE yang sebelumnya belum memenuhi syarat keamanan.
Kata kunci: bendungan urugan, faktor keamanan, SLOPE/W, rocktoe, stabilitas lereng
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN/NIDK Email |
| Additional Information: | 2026 TKBA 12-30 |
| Uncontrolled Keywords: | bendungan urugan, faktor keamanan, SLOPE/W, rocktoe, stabilitas lereng |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Air > Teknologi Konstruksi Bangunan Air D3 |
| Depositing User: | Nabila Dina Nur Aurellia |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 08:03 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 08:07 |
| URI: | https://eprints.politeknikpu.ac.id/id/eprint/1148 |
