Faranadine, Radya and Rizkiyana Putri, Nabila Eka (2026) Analisis Keruntuhan Bendungan Jragung Akibat Overtopping Menggunakan Software HEC RAS 6.6. Diploma thesis, Politeknik Pekerjaan Umum.
PERSETUJUAN PUBLIKASI-Radya-231063-Nabila-231065-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (4MB)
COVER-Radya-231063-Nabila-231065-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (223kB)
LEGALITAS-Radya-231063-Nabila-231065-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK-Radya-231063-Nabila-231065-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (399kB)
BAB I-Radya-231063-Nabila-231065-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (518kB)
BAB II-Radya-231063-Nabila-231065-Tugas Akhir-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (836kB) | Request a copy
BAB III-Radya-231063-Nabila-231065-Tugas Akhir-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (691kB) | Request a copy
BAB IV-Radya-231063-Nabila-231065-Tugas Akhir-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB) | Request a copy
BAB V-Radya-231063-Nabila-231065-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (507kB)
DAFTAR PUSTAKA-Radya-231063-Nabila-231065-Tugas Akhir-2026.pdf
Download (356kB)
LAMPIRAN-Radya-231063-Nabila-231065-Tugas Akhir-2026.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB) | Request a copy
Abstract
Bendungan Jragung terletak di Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, merupakan bendungan dengan tipe urugan zonal inti tegak dengan tinggi 59,5 meter dan kapasitan tampungan 90 juta m³ yang memiliki peran penting dalam penyediaan air baku, irigasi, serta pengendalian banjir. Meskipun demikian, bendungan tetap memiliki potensi kegagalan struktural yang berdampak besar bagi wilayah hilir, salah satu akibatnya yaitu Overtopping, kondisi ketika muka air waduk melampaui elevasi puncak bendungan akibat debit banjir melebihi kapasitas pelimpah. Limpasan air yang melewati puncak bendungan memicu terbentuknya rekahan yang nantinya akan terjadi keruntuhan total. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter keruntuhan, mensimulasikan penyebaran banjir, dan memetakan wilayah genangan akibat keruntuhan Bendungan Jragung akibat Overtopping. Metode penelitian ini diawali dengan perhitungan parameter keruntuhan menggunakan persamaan empiris Froehlich (2008) berdasarkan data tinggi bendungan dan volume tampungannya. Hasil perhitungan tersebut digunakan sebagai input pada simulasi pemodelan aliran 2D menggunakan Software HEC RAS, dengan data topografi hasil overlay DEMNAS dan DEM area genangan menggunakan QGIS. Hasil simulasi berupa kedalaman, kecepatan, dan waktu tiba genangan banjir, yang selanjutnya dipetakan menggunakan QGIS berdasarkan batas wilayah administrasi. Perhitungan parameter keruntuhan menghasilkan lebar rata-rata rekahan 156,39 m, lebar dasar rekahan 96,89 m, dan waktu keruntuhan 1,00 jam. Hasil simulasi menunjukkan kedalaman tertinggi terjadi di Kecamatan Pringapus sebesar 18,7 m dengan waktu tiba 0 jam, sedangkan Kabupaten Grobogan, Kabupaten Demak dan Kota Semarang mengalami kedalaman dengan rentang 0,9 – 6,3 m, kecepatan0,1 – 1,6 m/s, dan waktu tiba 2-8,1 jam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keruntuhan Bendungan Jragung akibat overtopping menggenangi 15 kecamatan di Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Semarang, dan Kota Semarang, dengan luas genangan terbesar terjadi di Kecamatan Dempel dan Karangawen sebesar 8,3 km2 serta terkecil di Kecamatan Genuk sebesar 0,8 km2. Hasil Pemetaan ini dapat digunakan sebagai dasar penyusunan peringatan dini dan rencana tindak darurat di wilayah hilir bendungan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN/NIDK Email |
| Additional Information: | 2026 TKBA 63-65 |
| Uncontrolled Keywords: | keruntuhan bendungan, peta genangan, overtopping, HEC RAS,Froehlich. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Air > Teknologi Konstruksi Bangunan Air D3 |
| Depositing User: | Radya Faranadine |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 07:40 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 07:40 |
| URI: | https://eprints.politeknikpu.ac.id/id/eprint/1129 |
